Gitasyahni’s Weblog

Senandung hati mengungkap jejak langkah kaki hidupku…

4 Tahun silam (4)

Lama juga yah ga melanjut ceritaku…sebenernya males sih mengingat – ngingat masa pahit itu, tapi biarlah biar aku tak lupa masa – masa itu…

Waktu itu paginya aku bangun pagi – pagi sekali langsung mandi dan sholat subuh, tak lupa aku memohon kepada Allah untuk memberikan berkah dan ridhonya semoga semua berjalan dengan lancar dan aku bisa bekerja yang lebih baik dari kala itu ( menjadi perawat anak ).

Jam 6 aku berangkat menuju Pancoran menggunakan bis Mayasari, aku berdoa disepanjang perjalanan, entahlah apa kata orang bilang karena melihatku sangat tegang, tapi aku tak perduli orang sekeliling yang berdesakan dalam mobil menuju tempat kerjanya, mereka sih enak biar berdesakan tapi sudah jelas dan pasti mereka menuju ke tempat pekerjaannya, sementara aku masih harap – harap cemas apakah ini rejekiku atau bukan, ah semoga semua baik – baik saja pikirku..terus aku berdoa sampai pada akhirnya tiba di pancoran jam 7.30. Masih terlalu pagi, tapi biarlah dari pada terlambat. Aku pun mampir ke tempat penjual bubur , aku membeli dan segera sarapan. Sempet juga di tanya – tanya sama tukang bubur ya aku jawab saja mau interview di Bank itu..

Selesai sarapan aku duduk diam, dan kembali terpikir anak – anak di rumah di urus oleh mama dan neneknya tentu ada yang kena cubit. Selagi aku diam hp ku menerima sms, dan saat aku buka ternyata dari ibunya anak – anak yang adalah majikanku, aku ditanya sudah sampai belum dan juga doa semoga aku diterima, aku jawab sudah dan meng aminkannya, duh betapa baik majikanku itu…

Jam 9 tepat aku segera masuk Bank itu beserta kandidat lain, sempet miris melihat penampilan dan gaya mereka, mungkinkah aku diterima? Lagi – lagi rasa minder menguasai, tapi hatiku bertekad aku gak boleh minder, dan tetep menyerahkan segalanya pada Yang Maha Kuasa..

Semua dipersilahkan masuk dan segera mengisi bio data serta test tertulis, aku berusah tenang dan mengisi hati – hati, meski disediakan tip-x aku jangan sampai sempat menggunakannya karena itu pengurang point tersendiri bagiku. Selesai mengisi formulir itu kami dipersilahkan menunggu hasil dan bagi yang lolos langsung interview di ruang sebelahnya.

Harap – harap cemas aku menantinya , dan dari sekitar 15 orang itu hanya akan dipilih 5 dan akan diambil 2 jika lulus nanti, entahlah mau jadi apa aku tidak tau. Aku sendiri lupa waktu itu melamar di bagian apa, mudah – mudahan sesuai dengan kemampuan yang aku punya.

Dua jam menunggu hasil sudah di beritahukan satpam, ya Tuhan aku termasuk di antara yang lulus….tak henti aku mengucap syukur pada Allah dan rasanya aku hampir menangis, namun perjuanganku belum berakhir, masih ada seleksi interview… tapi setidaknya aku bisa merasakan kebahagiaan ini karena termasuk dalam kategori 5 besar itu. Dan karena interview akan dilakukan jam 1 , kami ber lima keluar sebentar mencari makan siang, namun aku tak ikut makan karena aku tak tenang dan juga uang saku yang kubawa takut tidak cukup, lagi pula pagi sudah sarapan jadi masih kuat, aku hanya membeli teh botol, cukuplah untuk mengurangi rasa dahagaku.

Duh hari sudah malam…lanjutannya besok lagi ah…

2 Agustus, 2008 Ditulis oleh gitasyahni | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan