Gitasyahni’s Weblog

Senandung hati mengungkap jejak langkah kaki hidupku…

TANPA CINTA

Seumpama daun yang berguguran berjatuhan di taman, seperti itu perasaanku kini dan kuputuskan untuk meninggalkan dirimu dan menjauhimu. Tak pernah ku sadari akan seperti ini, hidup sendiri tanpa cinta lagi.

Jatuh bangun aku mempertahankan cinta yang ku rasakan awalnya kau sungguh sempurna, ternyata ku salah menilaimu. Tak seperti aku dan kamu yang sudah senyawa. Sebisa mungkin ku hindari merindumu, melupakanmu, tak berharap balik denganmu, terlalu sakit kecewa yang ku simpan, biar hilang bagai daun yang jatuh berguguran.

Pernahkah kau merasa jarak antara kita yang kini semakin terasa setelah ku tau kau ternyata mendua. Aku tiada percaya teganya kau dustai indahnya cinta kita yang tak ingin ku akhiri, dan kini biarlah aku pergi tinggalkanmu.

Tak pernahkah kau sadari akulah yang kau sakiti, engkau dustai dengan janjimu yang telah kau ingkari. Oh Tuhan tolonglah aku hapuskan rasa cintaku, aku pun ingin bahagia walau tak bersama dia lagi…..Memang takkan mudah bagiku tuk lupakan segalanya, kini biarlah aku pergi untuk dia.

Biarkan aku bersalah di depan mukamu, selalu kau membenarkan apa katamu
cintamu membuatku sedih dan tak berdaya , namun diriku terlanjur cinta.

Sungguh tak mungkin dalam kisah ini kita kan bersatu, bila tak pernah ada perasaan cinta seutuhnya, kini akhirnya kau harus memilih dia atau diriku
yang pantas mendapatkanmu, pantas menjadi pendampingmu. Sampai kapankah kita akan bersama bila kau hanya bisa mencintaiku separuh hatimu ,separuh kau mencintainya. Sungguh tak mungkin, sungguh tak bisa kita kan bersama bila kau masih membagi cinta.

Aku selalu mencintaimu bagaikan langit memeluk bintang, aku luksikan cinta di hati tak terbatas lagi, cinta yang dulu bersemi kini menjadi masa laluku, hatiku hancur tiada berkeping bagaikan segelintir debu. Sumpah dan janji yang kamu ucapkan ,buat hatiku kini lemah tak berdaya. Semakin hancur hatiku ini tanpamu
ku tak bisa berdiri tegak dan bernafas lega, namun biarlah semua berlalu….demi dia…

31 Oktober, 2011 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.