Kecuranganmu
Curang…. ya curang itulah kata dan sikap paling menyakitkan yang sedang kurasakan. Muak dan benci begitu menggunung dalam dada ini, dan tak bisa aku tahan lagi. Setelah apa yang kulakukan dengan iklas segalanya, namun kau balas pengkhianatan dan kedustaan dibelakangku. Mungkin kau harus merasakan sakit dahulu sehingga kamu tidak akan pernah lagi menyakiti perasaan orang lain, menginjak – injak perasaan orang lain sekehendak hatimu, membodohi dan membohongi orang dengan ucapan palsumu.
Berjuta kata cinta dan sayang kamu hamburkan kepadaku dan kepada wanita lain. Air mata kesedihan akan nasib hidupmu terus kau jadikan alasan mendekati wanita. Seakan kaulah laki – laki paling sengasara di dunia ini, namun nyatanya… kaulah laki – laki yang selalu menyengsarakan wanita dengan sandiwara bohongmu. Sakit yang aku rasa tak bisa kamu rasa, karena kamu memang tidak punya hati !
Sekian lama kau bodohi aku dengan sumpah dan janji palsumu, kau tawan wanita dengan cerita sedihmu, dan aku … aku wanita yang menganggapmu adalah lelaki hebat,lelaki terbaik dan lelaki yang penuh cinta namun nyatanya semua hanya bohong ! Kau tumbuhkan benci menggantikan cinta dan maaafku, kau tumbuhkan dendam yang merajai hatiku, kau tumbuhkan ketidakpercayaanku pdamu, dan kau .. kaulah pembuatnya…
Cinta dan sayang yang tulus dariku tega kau khianati sekejam kemauanmu. Keluarga dan teman yang selalu membanggakanmu karena cerita yang kujalani kau hempaskan sendiri dengan kelakuanmu. Yah, aku tutupi semua keadaanmu, aku banggakan semuanya, aku mintakan pada Tuhan segala yang terbaik bagimu… namun kau sendiri yang membuat semuanya hancur berganti dengan sakit yang aku derita. Sakit atas semua pengkhianatan dan kebohonganmu !
Kecurangan dalam hidupmu itu hukuman Tuhan atas masa lalumu sebelumnya, dan kecuranganmu kini padaku semoga Tuhan ampuni. Biar aku terima saja yang kau buat atas hidupku, tapi aku tak akan pernah mau bersamamu lagi, laki – laki pendusta dan pengkhianat sepertimu aku tak bisa memaafkanmu lagi. Bersumpahlah palsu terus dengan tidak mau mengakui semua perbuatanmu, dan aku yakin hatimu tidak akan pernah merasa tenang, hidup dihantui semua kesalahan !
Aku… aku wanita yang kau curangi, istri dengan status tidak jelas, wanita yang terus kamu lukai, dan wanita yang terus kamu bodohi… tak akan pernah bisa lagi memaafkanmu! Tak bisa lagi ! Teralu sakit dan terlalu muak aku membayangkan percintaanmu dengan dia, menyakitkan dan tak bisa aku terima lagi !
Jauh darimu itu yang lebih baik, memaafkanmu hanya akan menanti luka baru. Mencintaimu hanya membuatku menderita, lemah dan tak berdaya. Sendiri lebih baik, tanpa harus menyediakan hatiku untuk semua kepalsuan !
Jalanku kutentukan sendiri, dan jalanmu tentukanlah sendiri. SELAMAT TINGGAL ! SELAMAT TINGGAL! SELAMAT TINGGAL !
Belum ada komentar.
Tinggalkan Balasan
-
Arsip
- Desember 2011 (3)
- November 2011 (3)
- Oktober 2011 (3)
- April 2011 (1)
- Agustus 2010 (2)
- Juli 2010 (1)
- Mei 2010 (1)
- April 2010 (1)
- Maret 2010 (2)
- Januari 2010 (1)
- Desember 2009 (1)
- Oktober 2009 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS



